Norlia Ghani content creator, di usia 77 aktres legenda itu memilih menapaki peranan baru sebagai pembuat konten. Keputusan ini datang meski sebelumnya menjadi content creator sama sekali tidak terlintas dalam pikirannya selama berkarier di dunia seni.

Perempuan yang telah membintangi puluhan drama dan filem itu berkata, “Benda-benda ‘gedik’ ini okey saja nak buat” sebagai sikapnya terhadap gaya dan pendekatan yang mungkin dianggap ringan atau tidak konvensional oleh sebagian orang. Pilihannya memicu perhatian karena berada pada tahap kehidupan di mana rekan seusianya masih berjuang di depan kamera demi mencari nafkah.
Langkah berbeda di usia senja
Norlia telah lama berkecimpung dalam dunia peran, namun keputusan untuk menjadi pembuat konten pada usia 77 menunjukkan perubahan pendekatan dalam melanjutkan keterlibatan dengan khalayak. Ia mengakui bahwa menjadi content creator bukanlah sesuatu yang pernah ia bayangkan, tetapi pilihan itu menjadi cara lain baginya untuk tetap aktif dan terhubung.
Di tengah kenyataan banyak rekan seperjuangan yang tetap berusaha mempertaruhkan kemampuan mereka di depan kamera demi kelangsungan hidup, Norlia memilih jalur yang berbeda. Pilihan tersebut menggambarkan adanya variasi strategi yang dipilih oleh pekerja seni seiring bertambahnya usia: beberapa tetap fokus pada peran tradisional, sementara yang lain mencari bentuk keterlibatan baru.
Sikap terhadap ekspresi yang dianggap “gedik”
Kata-kata Norlia menegaskan sikapnya terhadap bentuk ekspresi yang mungkin tampak ringan atau lucu. Dengan menyatakan bahwa “benda-benda ‘gedik’ ini okey saja nak buat”, ia memberi ruang bagi kreativitas tanpa harus tunduk pada stereotip tentang bagaimana figur publik atau pekerja seni harus bertingkah di usia lanjut.
Pernyataan tersebut juga membuka diskusi tentang kebebasan berekspresi di era baru komunikasi, di mana batasan keseriusan seni dan hiburan singkat seringkali kabur. Bagi Norlia, tampak jelas bahwa nilai sebuah pilihan tidak mesti diukur dari konvensi usia atau citra yang selama ini melekat pada seorang aktres legenda.
Makna pilihan bagi pekerja seni
Langkah Norlia menempatkan sorotan pada beragam cara yang dipilih pekerja seni untuk tetap produktif. Pilihan untuk menjadi pembuat konten bukan hanya soal mengikuti tren, melainkan juga soal menemukan medium yang sesuai untuk menyampaikan diri, berkarya, dan menjangkau audiens berbeda.
Meski detail tentang aktivitasnya sebagai content creator tidak diuraikan lebih lanjut, pernyataannya mencerminkan sikap terbuka terhadap pendekatan baru. Pilihan itu bisa dimaknai sebagai upaya mempertahankan relevansi personal tanpa harus kehilangan martabat atau identitas sebagai seniman yang telah lama berkarya.
Keputusan seperti yang diambil Norlia juga mengingatkan bahwa usia bukan satu-satunya penentu cara seseorang terlibat dalam dunia hiburan. Bagi sebagian artis, mencari bentuk baru untuk berkomunikasi dengan publik menjadi alternatif yang layak dan bermakna.
Dengan pernyataannya yang lugas, Norlia Ghani tampak menegaskan bahwa melakukan hal-hal yang dianggap “gedik” bukanlah aib, melainkan sebuah pilihan ekspresif. Sikap ini mungkin mengundang perdebatan, namun di sisi lain membuka peluang bagi lebih banyak variasi cara berkarya di kalangan pemain seni berpengalaman.

