Kampanye iklan keluarga menjadi perhatian dalam kabar terbaru ini. Beberapa merek meluncurkan kampanye iklan minggu ini yang mengutamakan cerita sehari-hari untuk menjalin koneksi emosional dengan konsumen. Fokus kampanye berkisar dari tema keluarga dan perawatan hingga kepercayaan diri, memanfaatkan humor, nostalgia, dan situasi akrab untuk menyampaikan pesan produk.

Platform tayang kampanye ini beragam, termasuk televisi, media sosial, dan kanal digital. Beberapa film juga menghidupkan kembali aset merek lama atau menyederhanakan pesan produk agar lebih mudah dipahami generasi muda.
Iklan berbasis keluarga dan rutinitas harian
Satu dari tujuh kampanye menempatkan dinamika keluarga sebagai pusat cerita. Woodward’s Gripe Water merilis film berjudul Little Tummies Need Little Help yang menampilkan perspektif bayi untuk menjelaskan masalah pencernaan pada bayi baru lahir. Dengan format ringan dan bernuansa humor, iklan ini memperkenalkan peran produk dalam meredakan gas, asam lambung, dan gangguan pencernaan, sekaligus memberi edukasi tentang penggunaan, dosis, dan komposisi melalui film utama dan tiga digital short.
Hershey India memilih pendekatan keluarga dengan film digital back-to-school yang dibangun seperti persidangan imajiner “Breakfast Court”. Aktris Sameera Reddy tampil bersama putrinya, Nyra, dan ibu mertua Manjari dalam sketsa keluarga yang lucu: Nyra menuduh ibunya menyajikan sarapan berulang, sementara Manjari menjadi penengah yang memperkenalkan variasi sarapan menggunakan produk spread. Film ini juga menonjolkan desain kemasan baru dan tiga rasa yang tersedia, dan dirilis di platform digital.
Canara HSBC Life Insurance menghadirkan film digital bertema Parent’s Day yang sederhana namun emosional. Cerita mengikuti seorang anak perempuan yang menyiapkan makan malam sambil video call dengan orang tuanya; percakapan ringan dengan sang ayah perlahan mengungkapkan cara-cara kecil orang tua terus menunjukkan perhatian meski jarak memisahkan.
Skincare dan pesan untuk generasi muda
Pond’s menghidupkan kembali properti ikonik Googly Woogly Wooksh untuk mempromosikan Super Light Gel dengan pendekatan yang memikat generasi muda. Film utama The Mix-up berlatar asrama putra, menampilkan sekelompok pria muda yang mulai mengeksplorasi perawatan kulit sambil memperkenalkan wajah baru untuk merek. Produk ini diposisikan sebagai pelembap ringan yang mengandung Pro-Ceramides, Hyaluronic Acid, dan GAP Aminos, dan kampanye akan diperluas melalui tiga episode digital lainnya berjudul The Surprise Delivery, Caught Gel Handed, dan The Bounce Back.
HK Vitals kembali bekerja dengan brand ambassador Yami Gautam lewat kampanye Skin Ko Chahiye Skin Ka Protein. Iklan ini ingin mengalihkan perhatian dari sekadar penggunaan krim topikal menuju pentingnya nutrisi internal, menempatkan kolagen sebagai protein struktural kulit. Pendekatan yang diambil bersifat edukatif namun ringan, menggunakan humor serta penyederhanaan pesan ilmiah untuk menjelaskan peran kolagen dalam menjaga kekenyalan dan elastisitas kulit.
Perlindungan, warna, dan keberagaman tubuh
Berger Paints memperkenalkan kampanye Rang Bana Rahe sebagai bagian dari identitas merek yang diperbarui. Alih-alih hanya menjual perlindungan cat, filmnya memosisikan warna sebagai metafora individualitas dan ketahanan. Tokoh bernama Khushrangi ditampilkan tetap konsisten dalam penampilan dan semangat meski menghadapi hujan, debu, dan panas, mencerminkan portofolio pelapis pelindung Berger seperti HomeShield, WeatherCoat Anti Dustt, dan Easy Clean.
Di segmen fashion, Spykar meluncurkan kampanye wanita A Fit For Every You yang menekankan kenyamanan, keberagaman bentuk tubuh, dan gaya personal. Koleksi denim ini menawarkan berbagai potongan—super skinny, straight, wide-leg, slim straight, bootcut, barrel-leg, dan flare—dengan tujuan menunjang aktivitas dari siang hingga malam. Narasi kampanye menolak tekanan agar tubuh menyesuaikan dengan ukuran standar, sebaliknya menempatkan kecocokan sebagai dukungan bagi ekspresi individual.
Ketujuh kampanye ini memperlihatkan kecenderungan merek untuk mengandalkan cerita yang dekat dengan pengalaman sehari-hari: keluarga, perawatan diri, dan penerimaan diri. Pendekatan yang ringan namun informatif dipilih agar pesan produk mudah dicerna oleh audiens yang menonton di berbagai platform.

